Marken, desa cantik di Belanda

30 menit naik bis dari Amsterdam Centraal ada desa yang cantik, namanya Marken. Dulu Marken adalah desa nelayan ini terpisah dari daratan Belanda, tapi sejak tahun 1957 dengan dibangunnya jalan, Marken terhubung dengan daratan Belanda. Yang khas dari Marken adalah rumah-rumahnya yang cantik-cantik. Beberapa rumah di sana bentuknya rumah panggung karena Marken dulu sering kebanjiran.

Untuk ke Marken tinggal naik bis nomor 315 dari stasiun bis Amsterdam Centraal. Kami ke sana sore-sore, jadi sudah banyak toko yang tutup. Ada satu dua toko souvenir dan café yang masih buka. Ada tukang ikan juga yang masih berjualan tapi siap-siap tutup, untung kami sempat beli kibbeling sebelum kiosnya tutup, phew… Kibbeling itu potongan-potongan ikan yang digoreng pakai tepung dan dimakan dengan mayones, saus garlic atau saus tartare.

Kami tidak lama di sana, kurang dari satu jam. Tempatnya enak buat duduk-duduk….sayangnya hari itu cuaca mendung dan mulai gerimis….

Restoran pancake (pannenkoek)

Sepi karena sudah sore

Kalau lihat rumah-rumah di Marken, saya jadi ingat pelajaran menggambar di SD dulu, di mana rumah-rumahnya atapnya segitiga dan ada jendela di atas dan di bawah. Jangan-jangan itu maksudnya rumah-rumah di Belanda….

Orang lagi ngupi-ngupi….

Biri-biri ini gendut-gendut ya…. (Hmmm…..sateee….)

Tadinya saya kira ini bebek kayu. Ternyata bebek benaran! Dia sedang berteduh karena gerimis…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: